Lindungi Nasabah dari Paparan Covid-19, Irmayanti Sulthan: Bank Sulselbar Punya Satgas

Senin | 16 November 2020


Lindungi Nasabah dari Paparan Covid-19, Irmayanti Sulthan: Bank Sulselbar Punya Satgas

MAKASSAR--Penerapan digital banking di kelompok perbankan daerah mengalami kenaikan kinerja positif seiring dengan naiknya pengguna sekaligus penggunaan sepanjang masa pandemi Covid-19 tahun ini, seperti yang dialami Bank Sulselbar.

Direktur Operasional dan TI Bank Sulselbar, Irmayanti Sulthan, dalam talkshow transaksi digital di era pandemi yang dilaksanakan oleh terkini.id, Jumat, 13 November 2020.

Irmayanti memaparkan, sejak awal pandemi pada Maret 2020, pengguna Sulselbar Mobile hingga sekarang mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

“Data transaksi digital sebelum pandemi Januari 2020 yang hanya 230.178 per bulan, naik 127.32 persen menjadi 523.238 pada puncak pandemi April hingga Juli 2020, dan per September kemarin meningkat hampir 100 persen, jadi peningkatan kinerja digital banking kami sangat signifikan. Kami memang mendorong dengan berbagai promo. Ini juga langkah kami untuk pencegahan penyebaran virus dan menjaga nasabah agar tidak kabur ke bank lain,” kata Irmayanti Sulthan.

Ia menyebutkan, Bank Zulselbar itu sudah banyak mengeluarkan produk-produk digital best untuk mendorong transaksi.

“Kita itu sudah punya mobile banking, mobile banking dan fitur-fitur produknya kompetitif, kita juga bisa bayar pajak bisa fitur-fitur lain seperti seluruh apa yang menjadi transaksi pembayaran pada umumnya living cost seperti bayar PDAM, bayar listrik, pajak dan lain sebagainya, bahkan pajak kendaraan bermotor itu bisa melalui mobile banking,” ujarnya.

“Itu adalah salah satu cara kita di masa Pandemi Covid-19 ini untuk mengurangi penumpukan yang ada di banking hole,” sambungnya.

Di tengah Pandemi ini, lanjut Irmayanti, pihaknya juga melakukan berbagai inovasi produk.

“Kami juga masih melakukan komplain produk digital baik melalui koran baik melalui sosial media dengan target market bahwa Bank Sulselbar itu anda bisa di rumah saja dan melakukan beberapa transaksi keuangan cukup melalui smartphone, karena kami punya mobile banking dan internet banking,” paparnya.

Irmayanti juga mengungkapkan, bicara volume transaksi Bank Sulselbar sebelum pandemi hingga di masa pandemi sekarang, mengalami peningkatan.

“Peningkatannya itu dari April ke September kemarin itu sampai dengan hampir 100 persen, itu dari volume transaksinya, Tahun lalu itu sudah efektif sebagai Bank devisa, itu adalah salah satu bentuk layanan memperkuat positioning Bank Sulselbar untuk memberikan layanan kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

“Jadi semua level sudah bisa kami layani di masa pandemi dan layanan internet secara digital pun tetap berjalan meningkat, kalau sekarang di kantor-kantor pelayanan konvensional itu keharusan, karena tidak semua mobile banking dan internet banking itu kan untuk transaksi sehari-hari tapi kan untuk transaksi yang lebih besar lagi itu memang ada ketentuan dari regulasi batasan yang bisa melalui digital dan yang harus ke kantor,” tambahnya.

Menurutnya, kebijakan bagaimana cara tanggung jawab itu telah ditanamkan sejak awal untuk seluruh entitas.

“Semua lembaga memiliki tanggung jawab besar untuk melindungi nasabah dan melindungi karyawan,” tegas Irmayanti

Lebih lanjut, ia mengatakan selama pandemi, pelayanan di Bank Sulselbar harus sesuai dengan SOP.

“Kita itu ada SOP untuk layanan, jadi memang untuk banking hole sendiri kita sudah sesuai protokol Covid-19, artinya jumlah yang ada di banking hole itu terpantau jadi memang dari kantor pusat kami menunjuk person untuk menjaga banking hole,” terangnya.

Dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, Irmayanti Sulthan mengatakan, Bank Sulselbar punya Satgas Covid-19 untuk mengatur layanan sesuai protokol kesehatan.

“Bank Sulselbar wajib Protokol Kesehatan dengan menjaga di banking oleh itu harus sesuai kapasitas bank itu sendiri dan tetap ada jaga jarak physical distancing menjadi konsen kami dalam hal pelayanan konvensional sesuai protokol kesehatan, dan tentunya nasabah yang tidak pakai kita berikan masker,” pungkasnya.


Sumber: makassar.terkini.id
 


 Kembali