Membangun Portofolio Keuangan yang Sempurna

Senin | 21 Mei 2018


Bisnis.com, JAKARTA -- Anda punya mimpi ingin tinggal di rumah idaman, mengendarai kendaraan idaman, dan mengenakan pakaian idaman. Namun, apakah Anda sudah memenuhi syarat portofolio keuangan yang sempurna?

Dikutip dari The Balance, panduan di bawah ini memberdayakan Anda untuk mengambil tindakan dengan membangun portofolio keuangan yang sempurna.

Apa itu portofolio keuangan yang sempurna?

Ini adalah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan seseorang yang memiliki rekening pensiun yang mencukupi, bebas utang, memiliki cadangan uang darurat enam bulan, memiliki investasi beragam di berbagai jenis aset, dan berinvestasi dalam diri mereka.

1. Buat daftar

Ambil pena Anda dan buatlah daftar aset yang Anda miliki seperti mobil, saham, ataupun tabungan. Dan jangan lupa juga buat daftar utang atau cicilan yang harus Anda lunasi.

Jujurlah dan jangan tinggalkan satupun catatan tersebut. Catatan ini menjadi gambaran diri Anda saat ini dan menjadi langkah awal untuk menentukan strategi selanjutnya guna membangun masa depan financial.

2. Bayar utang kartu kredit berbunga tinggi.

Setelah menyusun datftar utang Anda, urutkan dari yang bunganya paling tinggi. Tentukan berapa banyak Anda mampu menyisihkan gaji Anda untuk menyicil utang setiap bulan dari. Jika Anda juga menyisihkan dana untuk akun reksadana atau investasi lainnya, lebih baik hentikan sementara untuk dialihkan membayar utang terlebih dahulu.

Bayar saldo minimum pada semua lini utang kecuali peringkat tertinggi dalam daftar. Ketika Anda sudah melunasi utang tersebut, hapus kartu dari daftar tadi. Tidak perlu sampai menutup kartu ini karena dikhawatirkan akan memperburuk skor kredit Anda.

Lanjutkan proses ini sampai semua akun ini dibayar lunas. Proses ini bisa memakan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Kuncinya adalah untuk menghindari membuat utang baru.

3. Beli rumah

Langkah berikutnya untuk membangun portofolio keuangan yang sempurna adalah menabung untuk uang muka rumah. Dengan memiliki rumah sendiri, Anda mengubah apa yang sebelumnya merupakan biayasewa menjadi ekuitas.

4. Siapkan uang darurat

Sekarang Anda adalah sudah menjadi pemilik rumah. Dengan begitu, buat cadangan uang darurat ebesar pengeluaran selama enam bulan untuk menutupi biaya hidup dasar, seperti pengeluaran bulanan untuk rumah. Selain itu, tabungan darurat juga bermanfaat untuk menghadapi badai yang tak terduga termasuk perbaikan rumah, menganggur, dan tagihan medis. Paling tidak, cadangan tunai darurat harus cukup untuk menutup hingga enam bulan.

 

Sumber: bisnis.com


 Kembali