Creation, Hal Penting Dalam Bisnis

Jum'at | 19 Januari 2018


Creation, Hal Penting Dalam Bisnis

Goenardjoadi Goenawan | Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pada 1996 saya berangkat ke Hamburg, Jerman mengikuti training product level manager seluruh dunia. Saat itu dua puluh tahun lalu Eropa sangat megah dibandingkan Indonesia. Saat itu, presiden direktur saya bertanya, apakah hal terpenting dalam bisnis?

#Creation,  menciptakan hal baru.

Kebanyakan orang itu memiliki usaha tetapi belum tentu bisa melakukan creation,  menciptakan sesuatu yang baru. Misalnya begini, saya ketemu developer sebuah real estate di Kupang. 

Hmmmm Kupang? Jauh sekali. Kalau mau ke sana melompati Pulau Bali,  Pulau Mataram,  Pulau Sumba,  Sumbawa ya ampuun dekat Timor Timur,  nah itu Kupang. 

Real estate dibangun, rumahnya dijual harganya Rp1 miliar diskon 50% sampai sekarang belum laku.

Itu ibarat membeli rumah belum ada pengantinnya.  Begitu belakangan ketemu pengantin calon istri,  ealah pengantinnya enggak suka.  Alhasil harus beli lagi di lokasi lain.

Jadi, riwayat membangun real estate itu ternyata pengantinnya dulu ada.  Ketika Bumi Serpong Damai diubah jadi BSD city harganya naik dari Rp1,5 juta per meter sekarang Rp15-Rp20 juta per meter.

Pertama yang dilakukan adalah menjalin ikatan dengan Swiss German University, Giant,  Mc Donald juga mengajak sekolah MBA pertama di Indonesia yaitu Prasetya Mulya.

Di daerah Karawaci, dulunya asal dibayangkan saja,  itu dulu sebelah kiri Lippo Karawaci,  seberang kanan daerah antah berantah.  Sekarang ramai karena real estatenya Palem Semi, ada Giant buka disana,  langsung ramai jadi pusat perbelanjaan.  Jadi pengantinnya dicari dulu.

Anda pikir, developer itu cari lahan pertama carinya bagaimana?  Teman saya supply lahan ke developer ada yang dekat stasiun Bojong Gede,  dekat stasiun Cisauk,  semua tanah antahberantah yang ada stasiun.

Ada teman saya developer di dekat Duta Garden ingin dibangun 50 ruko,  satu pun belum laku.  Dia bersedia mengundang Hero Supermarket diberi sewa 2.000 meter setara 20 ruko hampir gratis.  Daripada tidak bisa jual satu pun,  lebih baik dijual sisanya 30 ruko.

Saat saya menjadi vice president director Lotteria Indonesia ketemu land lord pemilik lahan di Pluit diajak keliling-keliling

"Ini punya saya,  itu milik saya,  itu saya punya,  nah yang sana milik saya, itu hotel saya, persis iklan Toyota Fortuner  mana yang mau dipilih,  saya mau buka kerja sama  Lotteria".

Citra Garden dulunya itu sepi,  gelap dan tertutup,  mereka menunjuk anchor tenant manager dan seketika diubah menjadi pusat Starbucks,  Pizza Hut,  Mc Donald di setiap pojokan dibangun Anchor tenant. Sekarang lihat Starbucks di sana seperti di Los Angeles.

 

Sumber: bisnis.com


 Kembali