Oto Kas Permudah Layanan Bank Sulselbar

Kamis | 09 November 2017


Oto Kas Permudah Layanan Bank Sulselbar

Oto Kas Bank Sulselbar | palopopos.fajar.co.id

PALOPO— Kehadiran “Oto Kas Bank Sulselbar” di Kota Palopo telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Nasabah tidak perlu lagi antri lama untuk melakukan penyetoran ataupun penarikan uang tunai di kantor cabang. Karena Oto Kas datang jemput bola di kantor atau sekolah nasabah.

Seperti yang nampak di depan SDN 3 Surutanga Palopo, Selasa, 7 November 2017 kemarin, pelajar yang ingin menyetor uang tabungan cukup membawa buku Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) di Oto Kas yang stand by di depan sekolah. Tidak perlu antri, langsung saja menyerahkan uang tabungannya ke petugas Oto Kas.

Begitu pun guru yang hendak menarik gaji, tidak perlu ke Kantor Cabang Bank Sulselbar di Jl. Andi Baso Rachim atau jauh-jauh mencari ATM. Cukup ke depan sekolah, sudah ada Oto Kas yang menanti untuk melayaninya. ”Tak sampai lima menit, transaksi selesai,” ucap salah seorang guru usai tarik gaji secara tunai di Oto Kas.

Anak-anak sekolah yang menabung juga tidak perlu antri lama. Langsung saja menyerahkan buku tabungan dan uangnya ke petugas. Tak sampai lima menit, selesai proses administrasi.

Pada Senin, 6 November 2017 lalu, Oto Kas Bank Sulselbar ini stand by di depan kantor Walikota Palopo. Walau ada ATM Bank Sulselbar di kantor tersebut, namun PNS tetap memanfaatkan keberadaan Oto Kas untuk mentransfer uang sekolah kepada anaknya yang kuliah di Makassar atau Jakarta. Di sini pelayanan lebih cepat, kalau di kantor cabang Bank Sulselbar, kadang antri sampai satu jam.

Koordinator Oto Kas Bank Sulselbar Palopo, Lukman yang ditemui Palopo Pos, mengatakan, Oto Kas Bank Sulselbar ini launching sejak bulan Februari 2017 lalu. Satu bulan setelah launching, proses sinkronisasi signal internet. Sehingga sejak April 2017, Oto Kas ini sudah beroperasi di Palopo.

Jumlah Oto Kas di Palopo untuk saat ini, baru satu unit. Setiap hari datang ke kantor pemerintah, sekolah (mulai SD, SMP, hingga SMA), Pasar Andi Tadda (PAT) maupun Pusat Niaga Palopo (PNP). ”Awal-awalnya, pihak Oto Kas yang pro aktif mengunjungi kantor/sekolah nasabah. Sekarang ini, pihak kantor atau sekolah yang menelepon untuk dikunjungi,” kata Lukman.

Dalam sehari, Oto Kas ini melayani 30 sampai 50 nasabah untuk transaksi. Limit penarikan tunai sesuai dengan jumlah gaji nasabah. Pihak sekolah pun demikian, kalau siswanya mau menyetor, maka menghubungi Oto Kas sehingga siswa tak perlu lagi ke kantor Bank Sulselbar.

Jumlah personil Oto Kas sebanyak tiga orang. Satu orang koordinator, satu orang petugas teller, dan satu orang sekurity merangkap driver.

Sumberpalopopos.fajar.co.id


 Kembali
SIMULASI KREDIT


LINKS