Edukasi Duit: Apa Alasan Gaji Tidak Pernah Naik?

Jum'at | 07 Juli 2017


Edukasi Duit: Apa Alasan Gaji Tidak Pernah Naik?

Goenardjoadi Goenawan | Bisnis

JAKARTA — Kadang banyak orang berpikir, mengapa sampai terjerat kemiskinan? Serba tidak cukup. Prinsipnya adalah hidup adalah pertukaran. 

Pada zaman dulu, sekitar 1667 ada cerita Inggris menukar Pulau Rhun dengan Belanda. Pulau Rhun ditukar dengan New Amsterdam.  Pulau New Amsterdam itu sekarang adalah Manhattan New York.  Tanah di Manhattan termahal di Amerika. 

Apa maknanya, saat kita tidak memiliki harta melimpah, tidak memiliki uang, atau dalam kesusahan, kita miskin maka kita menukar waktu dan pengalaman kita dengan gaji, bekerja di perusahaan. Pada saat kita tidak punya uang maka satu satunya pilihan adalah bekerja.  Menukarkannya dengan gaji. Jadi "waktu ditukar dengan uang". 

Masalahnya kenapa gaji tidak pernah membuat kita kaya?  

1. Definisi kekayaan kita salah persepsi. Banyak yang menganggap kekayaan adalah gaya hidup.  Bertamasya ke luar negeri,  membeli barang-barang mahal.  Akhirnya kita seumur-umur menukar "waktu menjadi uang". 

Kekayaan yang benar adalah ketika kita bisa menukarkan "uang menjadi besar".  Tetapi, sesungguhnya ada banyak kemungkinan yang bisa membuat kita menjadi kaya.  

2. "Uang ditukar menjadi mortgage".  Dengan mencicil kredi pemilikan rumah (KPR) misalnya, uang Anda ditukar 10 kali nilainya menjadi investasi rumah. 

3. Waktu Anda sesungguhnya tidak hanya ditukar dengan uang.  "Waktu bisa ditukar dengan kekuasaan". Bila Anda mencapai level teretntu, waktu Anda ditukar dengan kekuasaan maka hasilnya sangat besar.  Jangan fokuskan kepada gaji.  Mungkin gaji Anda nilainya kecil, tetapi pada saat waktu Anda ditukar dengan kekuasaan maka itu adalah kekayaan. 

4. "Waktu anda ditukar untuk generasi berikutnya."  Ada orang tua yang banting tulang otot besi demi pendidikan anak-anaknya.  Hasilnya mereka bisa survive bekerja di negara-negara maju.  

5. "Waktu ditukar dengan kasih sayang orang tua".  Nah rahasia ini pernah diceritakan seorang nenek kepada saya.  Dia bilang,  cucu kesayangan nomor satunya yang akan menggantikan menjadi kepala keluarga seperti dia.  Itu adalah kekayaan yang tersembunyi.  

Dulu saya kurang mengerti,  karena tahunya salary no up up, gaji enggak naik-naik.  Tetapi sekarang saya paham.  Di saat tua, mereka- tua kita, orang tua Anda semua- sangat membutuhkan kasih sayang dari keturunan terutama kesayangannya. Kesayangan itu melebihi harta.

 

Sumber: bisnis.com


 Kembali