Analis Berharap Dari Masuknya Dana Repatriasi dan Tebusan Amnesti Pajak ke Sistem Perbankan

Jum'at | 16 Desember 2016


Analis Berharap Dari Masuknya Dana Repatriasi dan Tebusan Amnesti Pajak ke Sistem Perbankan

Helpdesk amnesti pajak. | Bisnis.com

JAKARTA- Sesuai dengan ekspektasi, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI 7-day RR Rate sebesar 4,75%, dengan suku bunga Deposit Facility dan Lending Facility masing-masing tetap 4,0% dan 5,5%.

Keputusan BI tersebut diambil setelah sebelumnya Fed AS menaikkan Fed Fund Rate (FFR) sebesar 25 bps ke kisaran 0,50%-0,75%, dengan potensi kenaikan rate sebanyak tiga kali tahun depan.

Sementara itu pertumbuhan kredit hingga saat ini masih terbatas, sejalan dengan masih lemahnya permintaan, terutama permintaan investasi korporasi. Pertumbuhan kredit Oktober 2016 tercatat sebesar 7,5% yoy, meningkat dibanding bulan sebelumnya 6,5% yoy.

Sehingga, pertumbuhan kredit sepanjang tahun ini berada di kisaran 8%, sejalan dengan target BI 7%-9%.

Tahun depan BI menargetkan pertumbuhan kredit dalam kisaran 10%-12% dan DPK 9% 11%.

“Perlambatan pertumbuhan DPK beberapa waktu terakhir yang berpotensi menekan likuiditas perbankan kami harapkan nantinya dapat diminimalisir dengan masuknya dana repatriasi dan tebusan dari program amnesti pajak ke sistem perbankan,” tulis HP Financial dalam risetnya yang diterima hari ini, Jumat (16/12/2016).

Sumber: Bisnis.com


 Kembali